Social Icons

Pages

Senin, 21 November 2011

aku kan setia menunggumu

Entah apa yang harus kukatakan……ketika rasa itu mulai berlalu

kau yang pernah hadir ,mengisi hari hariku dengan senyum ramahmu

ada yang hilang…. keheningan yang menyesakan…

kemanakah kegembiraan yang sempat kita rasakan bersama…..

***

Meski hadirmu tak sengaja, tanpa rencana

tapi apa yang telah terjjadi diantara kita, tak terduga …. luar biasa

tak mudah menepis rasa yang sudah terlanjur ada

kebersamaan, kasih sayang telah menyatukan kita

***

Sempat rasa putus asa singgah di hati

kebimbangan merasuk sukma…

haruskah aku melepasmu duhai impian ?

masih bisakah kita bersama2 merjut impian dan menyatukan asa?

***

Sungguh aku hanyalah manusia yang penuh dengan keterbatasan

tanpa dukunganmu.. apalah artinya aku …..

hanya ketika aku dan kamu bergandengan tangan ,melangkah berdampingan

sebuah keajaiban kan tercipta…….

hari esok bukan hanya miliku….. atau milikmu…. tapi milik kita

***

Saat ini aku hanya ingin bertanya….

apakah kita masih memiliki mimpi yang sama ?

apakah rasamu dan rasaku masih seperti yang dulu ?

saat kita memulai langkah ini bersama…

meretas jalan …. melihat segala kemungkinan

demi kebersamaan… cinta dan persaudaraan

***

Sayangku…….

aku hanya berharap ,apa yang telah lahir… akan tetap hadir dan terus mengalir…..

dan kamu tau….. tanpamu ….. tanpa keinginan untuk terus berbagi kasih

seiring waktu semuanya kan berlalu…….

sungguh aku tak ingin melihat apa yang telah kita mulai bersama.. berlalu begitu saja….

Sayang….. aku selalu disini….. setia menunggu cinta itu mekar kembali

Orang Miskin Juga Butuh Cinta

Apakah orang miskin tidak layak mempunyai perasaan cinta?

Hemm … agak lama aku terdiam mendapat pertanyaan itu dari seorang teman. Perjalanan cintanya memang begitu memilukan, tak jarang ia bercerita dengan isak tangis dan sedu sedan. Kasihan memang tapi mau bagaimana lagi, itulah jalan hidup yang harus ia lalui sebelum nantinya mengarungi indahnya panorama kehidupan. Tak pelak, wanita yang dicintainya selalu saja meninggalkannya. Bukan dengan cara yang tidak baik atau tidak sopan. Dari ceritanya, hubungan mereka baik-baik saja, sang wanita pun tidak pernah menuntut apapun, sewajarnya seorang wanita, perhatian pun selalu ia curahkan untuknya. Si lelaki pun menyadari akan dirinya, ia begitu memanjakan sang wanitanya, perhatian selalu tercurah.

Trus apalagi?

“Mungkin hanya harta berlimpah yang tidak ku punya, mungkin orang miskin tidak layak mendapatkan ketulusan cinta.”

Teman, bersabarlah. Inilah jalan yang harus kau tempuh. Penuh liku, penuh lubang dan tak jarang diselimuti debu sebelum akhirnya kau menempuh jalan yang mulus. Ingatlah bahwa cinta itu merasuk tidak mengenalgolongan kaya, miskin, sarjana atau tukang becak. Cinta itu ditumbuhkan disetiap hati.

Kamis, 17 November 2011

Aku tersenyum tenang walau hati menangis,,

"Ku terbiasa tersenyum tenang, walau a..a..aaaa..... hatiku menangis..... Kaulah cerita, tertulis dengan pasti..... Selamanya dalam pikiranku, ho..ho..hohoho..... selamanya a..a..aa....."

Begitulah lirik bait pertama Lagu Peterpan yang berjudul Walau Habis Terang seolah memahami keadaanku sekarang. Lalu aku dendangkan pula lirik yang ini:

"Biarkan semua, seperti seharusnya..... Takkan pernah, menjadi milikku...."
"Lupakan semua tinggalkan ini, ku kan tenang dan kau kan pergi....."

Hampir menetes air mataku kalau saja lirik terakhir lagu ini tak segera menyudahi kelarutanku meresapi lagu ini:

("Diantara beribu lainnya, kau tetap...kau tetap....kau tetap..... benderang o... oo....")



Yah, begitulah lagu itu dinyanyikan (menurutku) dengan cukup baik oleh band yang berasal dari bandung tersebut. Rasanya baru kemarin aku menasehati temanku tuk tak mendengarkan lagu-lagu sedih ketika dia kecewa, karena itu akan membuatnya semakin terpuruk dan susah tuk bangkit lagi jika dia terlalu meresapi lagu-lagu sendu yang bisa saja membawa kondisi fikirannya sampai ke titik nadir terendah. Tapi, memang seperti itulah hidup. Kadang teori tentang sesuatu hal terasa jauh lebih mudah tuk diucapkan daripada melakukan sendiri hal tersebut. Penasehatpun butuh dinasehati, itulah kodrat kehidupan yang aku pahami,,,

Sayangnya, banyak orang yang lupa bahwa penasehat itu juga butuh dinasehati. Mungkin mereka berfikir kalau sang penasehat tentulah orang yang kuat, yang bisa menghadapi permasalahannya sendiri, tak butuh bantuan orang lain. Ironi, sungguh terlalu,,,

Balik lagi ke keadaanku,,,
Ya, aku sedikit mengalami kekecewaan hari ini! Tapi sepertinya bukanlah kekecewaan yang mendalam karena aku pernah mengalami situasi yang lebih mengecewakan daripada ini (meski dalam hal yang berbeda). Ya, sedikit (atau mungkin banyak) aku kecewa hari ini atas ekspektasi yang berlebihan pada harapan yang kutanamkan dalam diriku yang tak cukup baik. Itulah mengapa aku justru menanamkan keinginan yang baik agar aku bisa jauh labih baik. Ya, aku ingin menjadi jauh lebih baik,,,

Tadinya aku berharap (sesuatu yang lebih baik) itu terjadi, tapi kenyataan sungguh begitu berbeda dengan keyakinan. Dan yang aku pelajari selama ini memang seperti itulah hidup, tak semuanya berdasar pada kehendak kita. Kadang terjadi defisiasi -semoga tulisannya tak salah- antara keinginan dan kenyataan, dan karena aku orang dewasa, maka mau tidak mau, rela tak rela, aku harus menerima, tuk kemudian menghadapi dan berharap berhasil melewati fase yang terbilang sulit ini,,,

Sulit, rasanya jarang sekali aku menggunakan kata-kata ini dalam keseharianku. Meski aku bukanlah pejuang yang tangguh, tapi aku terbiasa tuk mengikhlaskan semuanya, tanpa beban. Tapi yang satu ini, sepertinya kan sedikit mengganggu impian,,,

Terasa ingin sedikit menangis, menyesali apa yang telah terlalui. Tapi seperti biasa, air mata tak hendak keluar dari mataku yang sering berteman dengan debu jalanan ibukota negara. Ya, jarang sekali aku mengeluarkan air mata. Dari 23 tahun lebih aku menjalani hidupku, dalam sadarku baru tiga kali menitikkan air mata. Pertama, ketika masih kecil aku kehilangan teman yang juga sekaligus sepupuku karena dipanggil menghadap Alloh SWT, mungkin Tuhan tak hendak sepupuku itu dikotori oleh dosa-dosa dunia (seperti diriku) hingga Alloh SWT menyelamatkannya (dari dosa dunia). Kedua, ketika nenekku sakit keras karena aku telah terbiasa selalu bersama nenek yang sedari kecil lebih sering menjagaku (dan aku tak ingin kehilangan dia, meski suatu saat kan sampai juga waktu itu). Yang terakhir, ketika aku bener-bener dibuat kecewa (dan mungkin inilah kekecewanan paling dalam yang pernah aku alami, semoga tak terjadi lagi) karena seseorang yang aku banggakan, yang aku teladani, yang banyak memberiku pelajaran hidup, semuanya bagiku ternyata tidak sesempurna yang aku ketahui. Dan ketika itu terjadi, maka alasan tak ada manusia yang sempurna selalu menjadi alibi. Sehingga kadang banyak orang yang terbiasa melakukan kesalahan karena berfikir mereka tak sempurna. Bagiku terasa mereka hanya mau memanfaatkan alasan itu saja atas ketakberdayaan meraka mengendalikan diri sendiri,,,



Yah, terasa cukup sudah aku menulis kali ini. Tak aku fikirkan lagi jika tulisan ini takkan menjadi berarti . Tak aku pedulikan pula jikalau struktur kata dan tata bahasa yang kutulis tak begitu baik. Yang penting aku hanya ingin menyampaikan maksudku, tuk sedikit bisa melegakan hatiku, semoga,,,

Ini bukanlah kekecewaan sedalam kecewa terdalam yang pernah aku alami,,,
Meski aku sangat kecewa atas harapan baik yang tak berakhir indah (bagiku),,,

Aku tersenyum tenang walau hati menangis,,,

MENANTI mu DALAM GUNDAH

Apa yang harus aku lakukan kasih?
Kesendirianku membuat aku merindukanmu selalu…
Bayang-bayang dan hayalan yang terlintas diotakku
Hanya hadirnya dirimu disisiku…

Saat ini kuingin kau ada disini menemani kesendirianku dan penat diotakku
Akan kerinduanku yang tertahan oleh jarak dan waktu..

Namun kadang emosi dan geramnya jiwaku
Membuat aku terhanyut dalam kesedihan dan gelisah
Serta resah yang mendalam……

Kasih…
Akankah kau hadir disini saat nanti?
Aku sudah bosan menahan gundahku

Tapi,mungkin kau berkata lain hari ini
Bahwa tak ada waktu untuk dapat melenyapkan
Semua itu saat ini dari diriku

Untuk mu yang tersayang

Kau,
tlah teduhkan jiwaku.....
tlah menghapus lelahku...
saat diriku terjatuh dalam sebuah kejenuhan hati.....
saat diriku berada dalam sebuah kepenatan....





Ku,
tak lagi sendiri.....
Kau tlah lengkapi aku....
Tiada lagi yang kuinginkan...
Hanya Kau Kekasihku.....

Kau,
begitu berarti dalam hidupku...
sangat kuharapkan selalu berada dalam dekapan sayangku...
sangat kuharapkan selalu berada dalam angan jiwa dan ragaku...
sangat kuharapkan selalu berada dalam rengkuhan tubuhmu....

Kau,
bagaikan sebuah mutiara...
yang selalu bersinar dalam kehidupanku....
yang akan selalu aku jaga agar tak terjatuh...
yang selalu aku rawat sehingga tak hilang kegerlapanmu....

Kau,
aku sungguh2 sangat menyayangimu...
aku sungguh2 sangat mencintaimu...
aku sungguh2 sangat menghormatimu...
aku sungguh2 sangat ingin menjaga semua rasa ini...
rasa yang selalu membuat hidupku terasa begitu indah...
rasa yang selalu membuat aku menjadi seorang yang sempurna...
rasa yang selalu membuat aku menjadi sangat berarti buat orang lain...
rasa, rasa yang memang sangat aku agungkan dan banggakan...
karena sungguh,
aku takingin kehilangan rasa itu....
rasa yang akan selalu abadi dalam benak dan kehidupanku....

Sayang,
aku mencintaimu...
aku menyayangimu...
aku membutuhkanmu untuk sisa hidupku....
aku ingin menghabiskan hidupku bersamamu....
hingga maut memisahkan kita....
aku ingin ABADI bersamamu....
aku ingin selalu BAHAGIA bersamamu...

I Love U somuch

Arti Hidup mu di Hidup q

kau bawa mimpi yang indah
temani tidurku yang tak pernah kurasakan sebelumnya
saat kau masih dalam khayalku
cinta terlahir di antara kita mlewati seribu senyummu
berjuta rasa cinta tercipta mengiringi langkah kau dan aku
kata sayang untuk dirimu yang ku hembuskan kepadamu
sebagai tanda cintaku untuk dirimu
cinta sejati yang terukir dalam hatiku
memberikan rasa kehangatan dalam malamku
yang tak kan hilang di telan waktu
dan tak kan punah termakan ragu
menghiasi sluruh hidup dan matiku
 

Sample text

Sample Text

Sample Text